Langsung ke konten
Sawah terasering hijau di kaki gunung saat matahari terbit, dengan kebun dan pepohonan di kejauhan

Otomatisasi Pertanian Berbasis IoT dan AI

Brand agrikultur PT Drenara Raya Group

Syncqui menghubungkan sensor di lahan dengan sistem yang bertindak otomatis: kondisi lahan terpantau setiap saat, tanaman mendapat yang dibutuhkan tepat waktu, dan masalah tertangani sebelum menjadi kerugian.

Tentang Syncqui

Satu sistem untuk lahan, gudang, dan hasil panen.

Syncqui adalah brand agrikultur PT Drenara Raya Group. Kami membangun otomatisasi dan sistem kontrol untuk sektor pertanian dengan menggabungkan IoT dan AI: sensor membaca kondisi di lapangan, sistem mengambil tindakan, dan setiap keputusan tercatat agar dampaknya bisa dihitung.

Tujuannya lebih dari sekadar mencegah kerugian. Lahan terpantau setiap saat, air dan nutrisi diatur sesuai kebutuhan tanaman untuk membantu pertumbuhan, dan keputusan bisa diambil lebih cepat, dari lahan, di gudang, sampai setelah panen. Kami berbasis di Kaliwates, Jember, Jawa Timur.

Kebun kopi di lereng bukit saat matahari terbit, dengan kabut di lembah dan gunung di kejauhan

Arti nama

Nama Syncqui menggabungkan dua kata.

Sync

bahasa Inggris · menyelaraskan

Sync berarti menyatukan sensor, sistem, dan keputusan menjadi satu kesatuan yang saling terhubung untuk menyelesaikan masalah.

Sing Kui

bahasa Jawa · “yang itu”

Sing Kui dalam bahasa Jawa berarti “yang itu”. Saat lahan punya masalah, solusinya tinggal dipilih: sing kui.

Masalah yang Kami Selesaikan

Potensi panen sering hilang karena kondisi lahan terlambat diketahui.

Di lahan Di gudang Setelah panen

Kebutuhan tanaman berubah setiap hari, jadwal kerja tidak.

Kondisi gudang bergeser tanpa terlihat.

Keputusan baru diambil setelah kerugian terjadi.

Awan hujan gelap bergerak di atas sawah terasering dan kebun di kaki gunung
01

Pertumbuhan yang belum optimal

Air dan pupuk sering diberikan menurut jadwal atau kebiasaan, bukan menurut kondisi tanaman saat itu. Akibatnya pertumbuhan melambat dan hasil panen tidak mencapai potensinya.

02

Cuaca

Hujan deras, angin, atau kemarau yang datang di luar perkiraan bisa merusak tanaman dan menunda panen. Tanpa data dari lahan sendiri, keputusan masih bergantung pada perkiraan umum.

03

Kondisi penyimpanan

Suhu dan kelembapan yang tidak terjaga di gudang atau di lantai jemur menurunkan mutu hasil panen, sering tanpa tanda yang terlihat sampai terlambat.

04

Reaksi yang terlambat

Saat informasi hanya datang dari pengecekan manual, jarak antara masalah muncul dan tindakan diambil bisa berhari-hari. Jarak itulah yang ingin kami perpendek.

Pendekatan Kami

Tiga kata yang kami pegang di setiap lahan: Sense, Act, Insight.

Membaca kondisi lapangan, bertindak secara otomatis, lalu menghitung dampaknya. Urutannya selalu sama, pengaturannya mengikuti komoditas dan cara kerja di tiap lahan.

01

Sense

Membaca kondisi lahan

Sensor mencatat kondisi tanah, udara, cuaca, dan tanaman di titik-titik yang menentukan, terus-menerus, sehingga lahan bisa dipantau dari mana saja.

02

Act

Bertindak otomatis

Sistem menyesuaikan air, nutrisi, atau lingkungan tanaman sesuai kondisinya, menjalankan tindakan yang sudah ditentukan, atau memberi peringatan ke orang yang tepat.

03

Ringkasan minggu ini Ilustrasi · data simulasi

Pertumbuhan tanaman Sesuai target

Tindakan otomatis 12 kali

Perkiraan kerugian dicegah ± Rp 2,1 jt

Insight

Menghitung dampak

Data dan tindakan dirangkum menjadi laporan yang mudah dibaca: perkembangan tanaman, perkiraan waktu panen, dan perkiraan kerugian yang berhasil dicegah.

Platform Syncqui

Lihat bagaimana data lapangan menjadi keputusan.

Pilih titik sensor di peta untuk melihat pembacaannya, perkembangan tanamannya, dan ringkasan analisisnya, lalu tanyakan kondisinya kepada asisten. Di sinilah Insight bekerja.

Probe sensor tanah generik tertancap di tanah kebun kopi, di antara daun basah
Sensor tanah di kebun kopi. Foto ilustrasi, bukan perangkat Syncqui.

Demo interaktif · Data simulasi

Pilih titik sensor di peta untuk melihat detailnya.

Peta lahan

Detail sensorPerlu Perhatian

C1 · Cabai blok C, Perlu Perhatian

Hortikultura · 0,6 ha · irigasi tetes · Simulasi · diperbarui 5 menit lalu

  • Suhu udara31,9 °CNormal
  • Kelembapan udara58%Normal
  • Kelembapan tanah19%Perlu Perhatian
  • Curah hujan 24 jam0 mmNormal
  • Perkiraan cabai siap petik30%Normal
  • Laju pertumbuhan terhadap target96%Normal
Ringkasan AISimulasi
Yang terjadi
Kelembapan tanah turun dari 31% ke 19% dalam 48 jam. Tidak ada hujan sejak tiga hari lalu dan suhu siang di atas 31 °C.
Risiko
Jika turun di bawah 15%, tanaman mulai layu di siang hari dan bunga berisiko rontok.
Tindakan
Irigasi tetes blok C dijadwalkan otomatis pukul 16.00 selama 25 menit. Pengelola lahan menerima notifikasi.
Estimasi dampak (simulasi)
Kerugian dicegah ± Rp 3,2 juta, pertumbuhan tetap sesuai target

Asisten Syncqui · Demo

Konteks: C1 · Cabai blok C

Halo. Saya asisten demo dengan jawaban tertulis, bukan AI sungguhan. Pilih pertanyaan di bawah atau ketik pertanyaan tentang sensor yang sedang dipilih.

Semua angka, ringkasan, dan jawaban di demo ini adalah simulasi untuk ilustrasi, bukan data pelanggan. Asisten memakai jawaban tertulis, tidak terhubung ke AI, dan tidak ada yang Anda ketik dikirim atau disimpan.

Precision Agriculture

Precision Agriculture dari Amerika, Jerman, dan Australia, untuk Indonesia

Mengadopsi pendekatan precision agriculture yang diterapkan di Amerika Serikat, Jerman, dan Australia, disesuaikan untuk kondisi pertanian Indonesia.

Precision agriculture berarti memperlakukan setiap bagian lahan sesuai kebutuhannya, berdasarkan data, bukan rata-rata. Kami menyesuaikannya dengan luas lahan, komoditas, iklim tropis, dan cara kerja petani di Indonesia.

Ilustrasi lahan dilihat dari atasPetak tanam dengan baris lurus dan dua lingkaran irigasi pivot, dengan titik sensor di beberapa petak.
Baris tanam lurus dan irigasi pivot: setiap petak dibaca dan diperlakukan sesuai kebutuhannya.

Sektor

Sektor yang menjadi fokus kami

Empat kategori komoditas yang paling dekat dengan pertanian di Jawa Timur.

  • Kopi

    Perkebunan

  • Tembakau

    Perkebunan

  • Hortikultura

    Sayur dan buah

  • Tanaman Pangan

    Padi dan palawija

Catatan Founder

Didirikan oleh para profesional teknologi yang berpengalaman bekerja bersama perusahaan di Amerika Serikat, Jerman, dan Australia.

Syncqui lahir dari keinginan membawa cara kerja berbasis data itu ke lahan-lahan di Indonesia, mulai dari Jawa Timur.

Induk Perusahaan

Bagian dari PT Drenara Raya Group

PT Drenara Raya Group adalah perusahaan teknologi yang didirikan pada 2023. Syncqui adalah brand agrikultur di bawahnya, yang membawa pengalaman teknologi grup ke sektor pertanian.

Didirikan
2023
Fokus
Teknologi

Kontak

Minta Penawaran Solusi Custom

Ceritakan lahan dan kebutuhan Anda. Tim kami akan menghubungi Anda lewat WhatsApp atau email untuk membahas solusi yang sesuai.

Kontak langsung

0889 9104 1031 contact@syncqui.com Kaliwates, Jember, Jawa Timur

Formulir permintaan penawaran

    Kami membalas lewat WhatsApp atau email.